Modul Sako Inklusi

Merencanakan Modul Sako Inklusi

3 minutes, 18 seconds Read

Lingkar Sosial Indonesia (LINKSOS) berkerjasama dengan Indika Foundation, menggelar Pra Sosialisasi Sako Inklusi Jawa Timur. Kegiatan bertema Gerak Pasti atau Gerakan Pramuka untuk Sinergitas Pemuda, Perdamaian dan Indonesia Inklusi ini membuahkan kesepakatan akan disusunnya Modul Sako Inklusi. 

Kegiatan Pra Sosialisasi Sako Inklusi tersebut diselenggarakan pada hari Minggu, 22 Mei 2023, di Ruang Kerja Parekraf, lantai 5 Gedung MCC, Kota Malang. Even kerjasama LINKSOS dan Indika Foundation tersebut juga didukung oleh Pramuka Kwarran Lawang, Pokja Bhandagiri, dan Parekraf Kota Malang. Disamping itu kegiatan juga dihadiri jaringan dari organisasi Panti Karya Asih, KPSI dan Paramitra.

LINKSOS bersama Kwarran Lawang mengembangkan Satuan komunitas Pramuka (Sako) Inklusi sejak Agustus 2022 lalu. Tujuan adanya sako inklusi tersebut guna membumikan inklusivitas melalui dunia pendidikan. Anggota perintis Sako Inklusi adalah anggota Difabel Pecinta Alam (Difpala) sebuah unit pemberdayaan masyarakat Lingkar Sosial Indonesia di bidang pelestarian alam dan lingkungan. 

 

Materi modul

“Pra Sosialisasi ini bertujuan untuk membentuk pramuka yang inklusif, sehingga tidak ada lagi perbedaan dan pemisahan dalam pelaksanaan pramuka antara difabel dan non difabel,” ujar salah satu pemateri dari Pramuka Kwarran Lawang, Heri Kurniawan. Tujuan lainnya adalah untuk membahas penyusunan Modul Sako Inklusi,” imbuh Heri. Modul tersebut akan memuat sistem organisasi, teknis pengembangan serta juknis pembelajaran.

“Kami memberikan dukungan penuh terhadap cita-cita pembentukan dan pengembangan Sako Inklusi ini,” tandas Ketua Kwarran Lawang Gunarto memberikan dukungan. Ini Sako Inklusi pertama di Indonesia, jadi belum terdapat pengalaman yang bisa direplikasi, ungkap Gunarto. Oleh sebab itu, kita akan koordinasi dengan Kwarcab Malang untuk meminta petunjuk.

Advisor Advokasi Kebijakan Publik LINKSOS Fira Fitri Fitria mengatakan pentingnya berbagi peran dalam menyusun Modul Sako Inklusi. “Kami minta kawan-kawan dari Kwarran Lawang menyiapkan materi terkait kepramukaan, sedangkan LINKSOS bertanggungjawab menyiapkan materi terkait kesadaran disabilitas.”

Fira sapaan akrabnya menjelaskan, bahwa materi kesadaran disabilitas meliputi pengetahuan tentang ragam disabilitas, hak-hak, cara pandang serta etika berinteraksi dengan penyandang disabilitas.

Senada disampaikan Pendiri LINKSOS, Ken Kertaning Tyas,” Untuk melanjutkan dan mewujudkan pramuka yang inklusif diperlukan buku modul Sako Inklusi dalam pelaksanaannya. Buku modul Inklusi ini diperlukan agar dalam pelaksanaan pramuka yang inklusif ini nantinya akan maksimal dan bermanfaat bagi teman-teman difabel dan non difabel.”

Dalam penyusunan buku modul Sako Inklusi ini diperlukan tim penyusun modul yang paham dan sesuai bidangnya seperti dari pihak Pramuka Kwaran Lawang, Lingkar Sosial Indonesia, SLB, Sekolah Inklusi, dan Panti Karya Asih, tandas Ken.

 

Rencana Kegiatan dan Timeline

Waktu Kegiatan Peserta
Sabtu, 8 Juli 2023 Pelatihan etika berinteraksi dengan penyandang disabilitas dan praktik dasar bahasa isyarat Tim Perumus Modul Sako Inklusi, Perwakilan SLB dan Sekolah Inklusi, Perwakilan organisasi pemuda
Minggu, 9 Juli 2023 Pelatihan mengenal ragam disabilitas, hak-hak dan cara pandang terhadap disabilitas Tim Perumus Modul Sako Inklusi, Perwakilan SLB dan Sekolah Inklusi, Perwakilan organisasi pemuda
Juli 2023 FGD Perumusan Modul Sako Inklusi Tim Perumus Modul Sako Inklusi
Agustus 2023 Kursus Mahir Dasar (KMD) Calon Pembina Sako Inklusi Pengurus LINKSOS
November 2023 Rilis Modul Sako Inklusi dan Deklarasi Gerakan Pramuka untuk Sinergitas Pemuda, Perdamaian dan Indonesia Inklusi ini membuahkan kesepakatan akan disusunnya Modul Sako Inklusi. LINKSOS, Sako Pramuka Inklusi, Kwarran Lawang, Difpala, Perwakilan SLB, sekolah inklusi dan organisasi pemuda

 

Project Officer LINKSOS, Niken Ayu Diah Oktavia merinci rencana tindak tanjut Pra Sosialisasi Sako Inklusi Jawa Timur. Menurut Niken, sebelum penyusunan Modul Sako Inklusi, akan diadakan pembekalan materi kesadaran disabilitas pada tim penyusun.

“Pelatihan pertama adalah etika berinterkasi dengan penyandang disabilitas dan praktik dasar bahasa isyarat. Timeline-nya Sabtu, 8 Juli 2023,” rinci Niken. Selanjutnya materi ragam disabilitas, hak-hak, serta cara pandang terhadap disabilitas. Timeline-nya Minggu, 9 Juli 2023.

Lebih lanjut Niken menjelaskan teknis perumusan modul melalui Focus Group Discussion (FGD). Timelinenya pada bulan Juli 2023. LINKSOS juga mengagendakan Kursus Mahir Dasar atau KMD bagi beberapa calon Pembina Sako Inklusi, timeline-nya bulan Agustus 2023.

“Setelah pelatihan-pelatihan ini akan ada evaluasi dan deklarasi. Rencananya buku modul Sako Inklusi akan dirilis pada tanggal 28 Oktober mendatang,” pungkas Niken.

Menanggapi berbagai rencana kegiatan Sako Inklusi, Koordinator Pokja Bhandagiri Wahyu Eko Setiawan menyampaikan dukungannya. “Apa yang diperlukan oleh kawan-kawan Sako terkait penyusunan modul maupun kegiatan lainnya, bisa melibatkan kami,” ujar Sam Wes sapaan akrabnya. Kegiatan Sako Pramuka Inklusi selaras dengan visi inklusivitas kami.

Pewarta: Cakrahayu, Ken. 

Similar Posts