Himasigi UB Dukung Pengembangan Batik Ciprat LINKSOS

Himpunan Mahasiswa Sosiologi (Himasigi) Universitas Brawijawa (Unibraw) mendukung pengembangan usaha produksi dan pemasaran batik ciprat yang dikelola Lingkar Sosial Indonesia (LINKSOS). Dukungan dalam bentuk permodalan dan pendampingan manajemen usaha berkelanjutan.

Ketua Himasigi Unibraw 2020, Randy Naufal Zulfansyah melalui perwakilannya, Meity Nuraini Fatimah dan Dwi Yanti Retno Utari, dalam kunjungannya ke Omah Difabel LINKSOS menjelaskan bahwa dukungan terhadap pengembangan usaha LINKSOS merupakan bagian dari kegiatan Sociology Solidarity Scholarship 2020. Keduanya ditemui langsung oleh Ketua Pembina LINKSOS, Ken Kerta.

Sociology Solidarity Scholarship 2020 merupakan pemberian beasiswa kepada mahasiswa Sosiologi yang berprestasi dan kurang mampu secara finansial, serta bantuan dana kepada komunitas terdampak Covid-19, dalam hal ini kami memilih Lingkar Sosial Indonesia,” terang Dwi sapaan akrabnya, Sabtu 28 November 2020, di Omah Difabel, Lawang.

Harapannya ini akan menjadi kerjasama yang berkelanjutan, sambung Meity, tak hanya sebatas pada dukungan permodalan melainkan kedepan bisa kepada peningkatan kualitas produksi, serta dukungan pemasaran.

Lingkar Sosial Indonesia menyambut baik hal ini. Menurut Ken Kerta dukungan anak-anak muda merupakan energi baru untuk meningkatkan kualitas dan kapabilitas serta potensi usaha di Omah Difabel.

“Potensinya adalah beberapa anggota yang telah menerima pelatihan-pelatihan batik ciprat dari beberapa lembaga, diantaranya dari BMH Jatim Gerai Malang, Batik Gandring Singosari, BBRSPDI Kartini Temanggung, serta kerjasama Dinas Sosial Provinsi Jatim dan Dinas Sosial Kabupaten Malang melalui SWP Handayani Malang” terang Ken.

Tantangannya adalah keberlanjutan terkait permodalan, peningkatan kualitas produk serta pemasaran, jadi hadirnya kawan-kawan Himasigi UB tepat sesuai untuk hal ini, pungkas Ken.

Sebagai informasi lainnya, kerjasama LINKSOS dengan Himasigi, selain dalam program Sociology Solidarity Scholarship 2020, sebelumnya telah bekerjasama untuk penyaluran bansos sembako untuk warga yang terdampak Covid -19 melalui program Sociology Education Care (SEC) dan Dedikasi Kepada Masyarakat (DedKaMas) 2020. (admin)

Facebook Comments