Kembangkan Lokasi Pelatihan, Timsus Pendaki LINKSOS Survei Gunung Katu via Pakisaji

searah jarum jam: Ezra Juniawan Roma (Koordinator Survei), Priyo Utomo, Cakrahayu Arnavaning Gusti
Timsus Pendaki Lingkar Sosial Indonesia (LINKSOS) kelompok difabel pendaki gunung melakukan survei Gunung Katu via Desa Wadung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Tujuan survei untuk mengetahui tingkat kesulitan dan keamanan pendakian bagi difabel pendaki, khususnya untuk rencana pengembangan lokasi pelatihan.

“Gunung Katu bisa digunakan untuk pelatihan difabel pendaki pemula atau yang baru belajar mendaki,” ujar Koordinator Survei, Ezra Juniawan Roma, didampingi anggota tim, Cakrahayu Arnavaning Gusti, Dauji, dan Priyo Utomo, Kamis, 24 Desember 2020 di Omah Difabel.

Untuk rencana pengembangan lokasi pelatihan, jalur pendakian ini bisa direkomendasi, imbuhnya. Tinggi Gunung Katu sekira 705 mdpl, dengan jalur pendakian yang cukup lebar, cocok untuk difabel pendaki pemula. Namun kami juga akan survei gunung-gunung maupun bukit lainnya, untuk memahami tingkat kesulitan dan resiko.

“Harapannya akan semakin banyak pemuda difabel yang bergabung di Pokja Pemuda,” tutur Ezra.

Khususnya remaja difabel di sekitar Gunung Katu ini yaitu Kecamatan Pakisaji, agar kegiatan tidak harus ke pusat di Lawang. Ya idealnya di setiap kecamatan ada pos-pos kegiatan agar teman-teman tidak kejauhan, namun tetap pertama kali latihan wajib di Gunung Wedon, Lawang, pungkasnya.

Sebagai informasi, Timsus Pendaki merupakan salah satu tim olahraga dari Pokja Pemuda. Sedangkan Pokja Pemuda merupakan divisi kepemudaan LINKSOS yang menfasilitasi pengembangan bakat dan minat anggotanya. (adm)

 

Facebook Comments