HDI

1000 Tanda Tangan untuk Malang Raya Inklusif

1 minute, 22 seconds Read

Lingkar Sosial Indonesia (LINKSOS) menggelar peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI), 10 Desember 2017 di CFD Jalan Ijen Kota Malang. Kegiatan diikuti oleh belasan komunitas difabel se Malang Raya melalui aksi  1000 tanda tangan inklusi.

 

Ketua Pembina LINKSOS, Kertaning Tyas menyatakan sebagian masyarakat belum sadar tentang disabilitas. Demikian pun pemerintah belum memenuhi hak aksesibilitas pada fasilitas umum. Hal ini yang kemudian melatarbelakangi pentingnya even HDI tersebut.  “LINKSOS didukung Yayasan Peduli Kasih KNDJH mengajak kelompok difabel se-Malang Raya untuk merayakan Hari Disabilitas Internasional, harapannya ini akan menjadi semangat kawan-kawan bekerjasama untuk mewujudkan Malang inklusif,” ujar Kertaning Tyas.

 

Lanjutnya, aksi pawai sekaligus kampanye terhadap masyarakat umum tentang pentingnya sebuah kota yang ramah difabel. Komunitas yang terlibat dalam kampanye kali ini antara lain Gerkatin Kota Malang, Organisasi Penyandang Difabel (OPD) Malang Raya, Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia, Forum Malang Inklusi (FOMI), Komunitas Akar Tuli Malang, Komunitas Shining Tuli Kota Batu, Yayasan Peduli Kasih “KNDJH”, Paguyuban Orang Tua Penyandang Disabilitas, Harmoni Cinta, Indonesia Berbagi, KanGen Water Bigfam, Peace Love Malang, serta Disable Motorcycle Indonesia (DMI) Malang.

 

Beberapa aksi dilakukan peserta HDI. Mereka menggalang 1000 tanda tangan untuk Malang Raya yang inklusif. Peserta juga membentang spanduk edukasi tentang disabilitas, memakai kostum daur ulang sampah, hingga atrkasi jimbe Tuli dari Gerkatin. 

 

Atraksi lainnya adalah senam alfabet Bisindo serta menyanyikan lagu dangdut “Jaran Goyang” dengan bahasa isyarat untuk mengenalkan bahasa isyarat kepada masyarakat. Aksi bahasa isyarat ini nampak ekspresif sehingga menarik minat orang untuk menonton. 

 

“Harapannya kampanye di Hari Disabilitas Internasional ini mampu membuka wacana baru masyarakat, bahwa terdapat penyandang disabilitas yang memiliki hak yang sama dengan warga negara lainnya,” pungkas Kertaning Tyas.

Baca juga  HDI Pertama LINKSOS 2015 di Petik Madu Lawang

 

(admin) 

 

 

Similar Posts