Gratis, Omah Difabel Membuka Kelas Bahasa Inggris

Bahasa Inggris bagi sebagian orang termasuk difabel merupakan hal penting untuk memenuhi kebutuhan komunikasi dalam pergaulan internasional. Omah Difabel Lingkar Sosial Indonesia (LINKSOS) membuka kelas Bahasa Inggris gratis untuk difabel. Untuk pengajarnya LINKSOS membuka kesempatan bagi anggota-anggotanya yang piwai berbahasa Inggris.

Ada dua orang pengajar yang sudah siap saat ini. Pertama Cakrahayu Arnavaning Gusti, siswa SMAN 1 Singosari, Kelas Bahasa. Di LINKSOS cowok berusia 18 tahun ini juga sebagai anggota pendamping di Timsus Pendaki, kelompok difabel pendaki gunung. Pengajar berikutnya adalah Peni. Perempuan dengan disabilitas mental ini adalah alumni Sastra Inggris dari salah satu perguruan tinggi swasta di Malang.

Kelompok belajarnya bernama Linksos English Club (LEC), merupakan bagian dari Pokja Pemuda, divisi kepemudaan LINKSOS yang menfasilitas pengembangan bakat dan minat anggota.

LEC menjadwalkan pertemuan tatap muka satu bulan sekali di Omah Difabel, serta diskusi materi setiap hari di whatsapp grup.

Latar belakang adanya kegiatan ini adalah hasil pemetaan potensi anggota yang ditawarkan kepada yang bersangkutan.

Mengapa ditawarkan? Dalam pemetaan potensi sumber daya masyarakat dan lingkungan, termasuk dalam komunitas penyandang disabilitas, kerap kali terdapat potensi namun tidak disadari. Padahal jika potensi tersebut jika dikelola dengan tepat dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Sebagai misal salah satu pengajar LEC, saban harinya Peni bekerja sebagai petugas kebersihan di sekolah. Stigma atau pandangan negatif memang kerap kali merampas berbagai kesempatan difabel, termasuk Peni yang mengalami disabilitas mental. Ia seharusnya bisa menjadi lebih baik dari saat ini, misalnya memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan latar belakang pendidikannya.

Tujuan pembelajaran Bahasa Inggris dalam LEC adalah:

  1. Meningkatkan keterampilan berbahasa Inggris sekaligus membuka kesempatan perluasan jaringan dengan bangsa-bangsa di seluruh dunia
  2. Membuka peluang adanya lapangan kerja baru, dibidang penterjemah, pemandu wisata, dan lainnya.
  3. Membantu memahami materi bagi anak-anak difabel yang kesulitan menyerap pelajaran bahasa Inggris di sekolahnya.
  4. Memberikan kesempatan belajar kepada masyarakat dari berbagai latar belakang termasuk difabel yang tidak berkesempatan mengakses pendidikan formal.

Layanan pembelajaran bahasa Inggris ini terbuka bagi semua difabel dari berbagai ragam disabilitas, baik fisik, intelektual, mental, dan sensorik, meliputi netra dan tuli.

Pendaftaran belajar di Linksos English Club (LEC), hubungi Cakra 0857 4657 3421

 

Facebook Comments