Perkembangan Posyandu Disabilitas di Kabupaten Malang Tahun 2019 -2026

0 minutes, 58 seconds Read

Kabupaten Malang menjadi daerah pelopor lahirnya Posyandu Disabilitas di Indonesia. Inovasi layanan kesehatan berbasis masyarakat ini pertama kali dirintis pada November 2019 di Desa Bedali, Kecamatan Lawang atas inisiasi Yayasan Lingkar Sosial Indonesia (LINKSOS) bersama pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan berbagai pemangku kepentingan. Model layanan ini dikembangkan untuk mendekatkan akses kesehatan, terapi, pendampingan keluarga, hingga pemberdayaan bagi penyandang disabilitas di tingkat desa dan kelurahan.

Seiring perkembangannya, Posyandu Disabilitas di Kabupaten Malang terus direplikasi ke berbagai wilayah. Hingga kini telah berkembang di:
1. Desa Bedali, Kecamatan Lawang
2. Kelurahan Lawang, Kecamatan Lawang
3. Desa Turirejo, Kecamatan Lawang
4. Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang
5. Desa Sumberporong, Kecamatan Lawang
6. Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji,
7. Kecamatan Tajinan (tingkat kecamatan )

Perkembangan ini menunjukkan semakin kuatnya komitmen pemerintah daerah dan masyarakat dalam menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif dan mudah diakses oleh penyandang disabilitas.

Sebagai pelopor pengembangan Posyandu Disabilitas, Yayasan Lingkar Sosial Indonesia (LINKSOS) tidak hanya menginisiasi pembentukan layanan, tetapi juga mengembangkan standar operasional, pelatihan kader, digitalisasi pendataan melalui aplikasi Si-DIFA, advokasi kebijakan, serta membangun jejaring kolaborasi dengan pemerintah, perguruan tinggi, fasilitas kesehatan, dan sektor swasta. Berawal dari Kabupaten Malang, model Posyandu Disabilitas kini telah direplikasi di berbagai daerah di Indonesia sebagai praktik baik pelayanan kesehatan berbasis komunitas yang inklusif.

Similar Posts

Skip to content