Blog

Kreatif, Difabel Lingkar Sosial Manfaatkan Kain Perca untuk Wirausaha

menjahitmanual

 

Sekelompok Difabel berusia produktif di Malang, Jawa Timur memanfaatkan kain perca atau kain bekas guntingan konveksi/ garmen utuk mengembangkan perekonomian. Bersama Yayasan Lingkar Sosial Indonesia mereka membangun kelompok kerja difabel.

 

Dukungan masyarakat terhadap kelompok ini sangat baik. Diantaranya Gerakan untuk Kesejahteraan Tuna Rungu (Gerkatin) Kabupaten dan Kota Malang yang mendorong anggotanya berperan aktif dalam pelatihan-pelatihan dan produksi kelompok kerja.

 

Dari perguruan tinggi Universitas Brawijaya melalui UKM Metamorphose Home memberikan dukungan manajemen usaha berkelanjutan dan pendanaan.

 

Terlebih dukungan masyarakat, pendiri Yayasan Peduli Kasih KNDJH bangunan toko di Bululawang, kabupaten Malang yang dimanfaatkan difabel untuk sentra galeri kerajinan perca dankarya difabel lainnya agar mudah diakses oleh konsumen.

 

Berikut beberapa contoh produk kami;

perca

DOMPET KOIN. Kerajinan tangan dari perca katun ini nampak simpel dan bercitarasa seni, tak hanya untuk menempatkan koin saja namun koleksi.  Karya berukuran 16cm x 12cm ini dibandrol Rp15.000,-

Dompet Malangan

DOMPET MALANGAN.  Motif kotak-kotak seperti susunan batu_batu candi di Malang.  Dompet khas perempuan Indonesia yang memiliki citarasa seni. Pas untuk dibawa kemanapun. Dompet dari perca katun berukuran 25cm x 19 cm ini dibandrol Rp50.000,-