Strategi Percepatan Vaksinasi Covid-19 bagi Penyandang Disabilitas

Tenaga medis Puskesmas Lawang memeriksa kesehatan difabel sebelum vaksinasi, Selasa, 24 Agustus 2021, di Pasar Desa Bedali
Lingkar Sosial Indonesia (LINKSOS) meminta agar pemerintah menerapkan strategi khusus untuk percepatan vaksinasi Covid-19 bagi penyandang disabilitas. Terdapat dua strategi penting, pertama edukasi tentang Covid-19 dan vaksinasi bagi difabel dan keluarganya langsung dari rumah ke rumah. Kedua, bimtek tentang disabilitas bagi Satgas Covid agar mampu melakukan interaksi secara baik dengan penyandang disabilitas dan pelayanan optimal.

 

Kami menilai selama ini pemerintah belum  melakukan edukasi yang tepat bagi  penyandang disabilitas, melainkan hanya sosialisasi pendaftaran vaksinasi secara online. Sistem tersebut hanya bisa diakses oleh penyandang disabilitas yang telah bergabung dalam komunitas, sebab mereka telah terbiasa melakukan komunikasi dengan berbagai sarana, termasuk online. Sedangkan penyandang disabilitas yang tidak tergabung dalam komunitas, yang tidak berpendidikan, sebab keterbelakangan sosial mereka tidak bisa mengakses sistem online.

 

LINKSOS juga menilai Satgas Covid-19 belum memahami teknis dan etika berinteraksi dengan penyandang disabilitas, sehingga mereka tidak optimal berkomunikasi dengan penyandang disabilitas yang mengalami hambatan komunikasi, utamanya penyandang disabilitas rungu/Tuli, penyandang disabilitas mental, dan penyandang disabilitas intelektual.

 

Prioritas vaksinasi Covid-19 bagi penyandang disabilitas digiatkan oleh Pemerintah setelah memasuki tahun ke dua pandemi. Terkait dengan kerentanan penyandang disabilitas di bidang kesehatan, seharusnya prioritas diberikan sejak awal pandemi. Meski prioritas penanganan penyandang disabilitas di masa pandemi terkesan terlambat, namun strategi percepatan vaksinasi harus tetap dilakukan.

 

LINKSOS mengambil sikap, yang pertama menyarankan kepada Pemerintah agar melibatkan komunitas penyandang disabilitas yang kompeten dalam satgas Covid, mereka bisa membantu dalam sosialisasi dan edukasi vaksinasi.

 

Kedua, LINKSOS menginisiasi edukasi vaksinasi dan pendataan langsung dari rumah ke rumah penyandang disabilitas dan keluarganya atau door to door. Inisiasi dilakukan dalam koordinasi Puskesmas Lawang melalui program Posyandu Disabilitas.

 

Ketiga, LINKSOS dan jaringannya mengambil inisiatif melakukan pendampingan penyandang disabilitas dalam kegiatan vaksinasi di seluruh tempat yang terjangkau oleh komunitas.

 

LINKSOS siap untuk sharing materi kesadaran disabilitas dalam bimtek Satgas Covid-19, meliputi ragam disabilitas, hak-hak penyandang disabilitas, etika berinteraksi, termasuk praktek dasar bahasa isyarat.

 

 

Pembelajaran kasus vaksinasi

 

Belajar dari pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi penyandang disabilitas di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Puskesmas setempat menargetkan 140 orang akan mendapatkan vaksinasi. Namun vaksinasi untuk penyandang disabilitas yang dilakukan pada Selasa, 24 Agustus 2021, berlokasi di Pasar Desa Bedali tersebut, hanya mampu menjaring 33 orang penyandang disabilitas. Sedangkan jumlah penyandang disabilitas yang telah tervaksin sebelum hari tersebut, yang tergabung dalam vaksinasi umum, sekira 15 orang. Total keseluruhan penyandang disabilitas  yang telah tervaksin belum mencapai 50 persen.

 

Kenyataan ini merupakan gambaran situasi dan kondisi penyandang disabilitas di seluruh tempat, mengingat persoalan mereka sama, yaitu seputar aksesibilitas informasi, aksesibilitas pelayanan dan sarana prasarana publik, serta minimnya pengetahuan satgas Covid-19 tentang disabilitas.

 

Pemerintah telah mendistribusikan vaksin hibah dari Raja Uni Emirat Arab (UAE) jenis sinopharm. Namun realisasi ribuan vaksinasi tersebut tidak akan optimal ketika edukasi tentang Covid-19 dan vaksinasi secara tepat tidak sampai ke masyarakat sasaran.

 

Kami berharap strategi percepatan vaksinasi bagi penyandang disabilitas yang ditawarkan LINKSOS bisa diimplementasikan, yaitu edukasi door to door sehingga informasi dipastikan sampai kepada masyarakat sasaran, serta adanya bimtek tentang disabilitas kepada Satgas Covid agar mereka bisa berinteraksi secara optimal dalam pelayanan.

 

Informasi lebih lanjut hubungi Ketua Pembina LINKSOS, Kertaning Tyas (Ken Kerta) WA 085764639993

 

 

Lihat video edukasi vaksinasi Covid-19 bagi penyandang Disabilitas dari rumah ke rumah:

 

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *