Sarasehan Etika Berinteraksi dengan Penyandang Disabilitas di Hari Pendidikan Nasional

Lingkar Sosial Indonesia (LINKSOS) mengundang para difabel peduli gerakan inklusif untuk hadir dalam Sarasehan Etika Berinteraksi dengan Penyandang Disabilitas. Acara bertepatan dengan momen Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) sebagai bentuk seruan kepada lembaga-lembaga pendidikan khususnya, serta lintas sektor dan masyarakat luas pada umumnya  agar terlibat aktif dalam gerakan inklusi.

Latar belakang sarasehan ini adalah pengetahuan masyarakat luas maupun warga difabel tentang disabilitas masih minim. UU RI Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas masih belum banyak dipahami masyarakat.

Salah satu contohnya terkait denga tema sarasehan adalah dilanggarnya hak-hak difabel atau penyandang disabilitas dalam berinterkasi dan besosialisasi secara luas. Misal ketika dengan tiba-tiba seseorang tanpa izin mendorong kursi roda, sementara si penggunanya belum  memberikan izin.

Contoh lainnya ketika tanpa konfirmasi orang dengan disabilitas penglihatan digandeng oleh orang yang bisa melihat, juga orang-orang yang berbicara keras-keras kepada Tuli. Kasus lainnya misal tindakan kekerasan kepada anak dengan disabilitas intelektual sebab dianggap gagal paham, hingga kasus penghilangan hak pilih disabilitas mental dalam pemilu.

Hal- hal di atas tak hanya melanggar sopan santun, namun bisa menyinggung perasaan, menyepelekan harga diri, juga membahayakan jiwa penyandang disabilitas, seperti kaget, kesakitan, hingga kerusakan organ tubuh karena gerakan yang tidak tepat.

Sarasehan Etika Berinteraksi dengan Penyandang Disabilitas tersebut dilaksanakan pada hari Senin, 3 Mei 2021 di Bengkel Produksi (Bengpro) di Kecamatan Lawang, Malang. Pertemuan ini merupakan salah satu gagasan LINKSOS di tahun 2021 ini untuk menyebarluaskan materi kesadaran disabilitas kepada sektor-sektor utamanya yang telah menjalin kemitraan dengan organisasi difabel penggerak inklusi ini.

Muatan acara sarasehan, LINKSOS menggalang masukan langsung kepada difabel tentang anjuran-anjuran dan batasan-batasan dalam melakukan interaksi sosial antara difabel dan warga masyarajat luas. Masukan tersebut kemudian disusun sebagai dokumen yang menjadi dasar LINKSOS melakukan sosialisasi kesadaran inklusi disabilitas.

Materi kesadaran yang dimaksud meliputi pengetahuan tentang ragam disabilitas, etika berinteraksi dengan penyandang disabilitas, serta praktik dasar bahasa isyarat.

Secara teori maupun pengalaman LINKSOS tentang kesadaran inklusi disabilitas khususnya soal etika berinteraksi dengan penyandang disabilitas telah ada. Meski demikian sarasehan wajib dilakukan sebagai bentuk pelibatan penuh difabel dalam kegiatan sosialisasi.

Lintas sektor yang menjadi sasaran sosialisasi LINKSOS kedepan utamanya yang telah menjalin kemitraan dengan LINKSOS diantaranya beberapa perguruan tinggi, puskesmas dan rumah sakit jiwa, serta lintas komunitas sosial. Komunitas difabel yang berdiri sejak tahun 2014 ini juga bermitra dengan beberapa dinas atau organisasi perangkat daerah (OPD).

Lebih luas lagi LINKSOS juga bermitra dengan beberapa badan zakat, beberapa pemerintah desa untuk program desa inklusi, lintas media massa, hingga Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan terbaru mengadakan kesepakatan kerja sama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Malang untuk kegiatan pengawasan partisipatif.

Harapannya dengan adanya sarasehan tersebut, difabel akan terlibat secara penuh dan aktif dalam mengkampanyekan kesadaran inklusi disabilitas. Selain itu setidaknya mitra-mitra organisasi LINKSOS dan masyarakat luas akan lebih memahami penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas sebagai tujuan dasar kemitraan.

Pers rilis dibuat oleh Lingkar Sosial Indonesia (LINKSOS), Minggu, 2 Mei 2021 di Omah Difabel, Jl. Yos Sudarso RT 4 RW 7 Desa Bedali, Kec. Lawang, Kab. Malang. Informasi dan wawancara kontak Ketua Pembina LINKSOS, Kertaning Tyas, WA 085764639993.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *