Panti Karya Asih Lawang Tanggapi Hoax Pungutan 25 Juta

screen shoot whatsapp hoax pungutan 25 juta

Penulis: Ken Kerta

KAB. MALANG, LINKSOS- Menanggapi beredarnya berita palsu (hoax) di whatsapp yang menyatakan bahwa Panti Karya Asih yang berlokasi di Kecamatan Lawang memungut biaya sebesar dua puluh lima juta rupiah (Rp.25.000.000) sebagai ganti biaya hidup salah satu warganya, Kepala Panti Karya Asih, Christina Andriani MPd menyatakan keberatan dan menuntut permintaan maaf dari pembuatnya secara resmi.

“Yang pertama, bahwa Panti Karya Asih tidak memungut biaya sebesar dua puluh lima juta rupiah (Rp.25.000.000) sebagai ganti biaya hidup selama dirawat di Panti Karya Asih,” ujar Christina Andriani melalui pers rilis yang diterima LINKSOS, Sabtu, 1 Agustus 2020.

Dalam pers rilisnya, Christina juga menyertakan screen shoot whatsapp berita palsu tersebut, yang diantaranya atas Ghazali Abbas Bahamis meminta agar masyarakat mengirimkan bantuan uang melalui rekening 1920841933.

Yang kedua, bahwa keluarga pasien tidak keberatan anggota keluarganya dirawat di Panti Karya Asih, karena atas dasar persetujuan dari pihak keluarga dan penanggung jawab pasien.

Dan ketiga, Pihak Panti Karya Asih tidak memaksakan keyakinan (agama) seseorang.

“Panti Karya Asih memberikan  kebebasan untuk beribadah sesuai dengan agama masing-  masing, bahkan kami memberikan fasilitas dan bimbingan untuk beribadah,” tandas Christina Andriani.

Toleransi kehidupan beragama di Panti Karya Asih

Lebih lanjut Christina Andriani menjelaskan bahwa Panti Karya Asih bergerak dalam bidang perawatan penderita schizoprenia, retardasi mental dan alzheimer.

“Metode perawatan kami adalah melalui farmakoterapi, terapi kegiatan, terapi ADL, terapeutic comunity, dan terapi spiritual, ungkapnya.

Sebagai bentuk terapi spiritual yang kami yakini bisa mempercepat pemulihan kondisi kejiwaan, tutur Christina kami memfasilitasi warga Panti Karya Asih dengan wadah untuk beribadah sesuai keyakinan masing-masing.

“Ibadah secara Katholik dilakukan dua kali sehari yaitu pagi pukul 08.30 dan sore pukul 18.00, sedangkan ibadah secara Islam terdapat sholat berjamaah untuk sholat Duhur, Ashar, Maghrib, serta bimbingan rohani dengan pak ustad 3 kali seminggu,” pungkas Christina.

Facebook Comments
WhatsApp chat