Paguyuban Orang Tua Difabel Kelurahan Kidul Dalem

Paguyuban Orang Tua Difabel Kelurahan Kidul Dalem

1 minute, 46 seconds Read
Listen to this article
Kelurahan Kidul Dalem terus meningkatkan pelayanan yang bagi warga disabilitas. Salah satunya dengan membentuk Paguyuban Orang Tua Difabel.
Ken Kerta
Ken Kerta
Penulis adalah Ketua Pembina Lingkar Sosial Indonesia

Kegiatan Pembinaan Keluarga Difabel Kelurahan Kidul Dalem, Sabtu (16/3 2024) menghasilkan kesepakatan terbentuknya Paguyuban Orang Tua Difabel. Pembinaan menghadirkan dua narasumber ahli, yaitu Dr Ida Yuastutik MPd dari Dinas Pendidikan Kota Malang dan Ken Kerta, Founder Lingkar Sosial Indonesia (LINKSOS).

Lurah Kidul Dalem, Dr. Atiyatul Husna, SHI., MEI, menyatakan keberadaan paguyuban ini penting untuk mendorong implementasi program-program disabilitas. 

“Adanya paguyuban Orang Tua Difabel Kelurahan Kidul Dalem sangat penting” ujar Dr. Atiyatul Husna, SHI., MEI. Lanjutnya, paguyuban akan menjadi tempat saling berbagi dan belajar tentang disabilitas. Lurah Kidul Dalem, Kecamatan Klojen Kota Malang ini juga menyebut bahwa kelurahan juga akan memberikan pelatihan terapi bagi orang tua disabilitas melalui kegiatan Posyandu Disabilitas. 

Sekitar 40 orang tua dari penyandang disabilitas hadir dalam pertemuan pembinaan keluarga difabel tersebut. Hadir pula para Kader dari Pokja Sehat dan Kader Kelurahan Siaga. Dari perwakilan disabilitas Kecamatan Klojen, hadir Sunarsih dan Iswati. 

Paguyuban Orang Tua Difabel
aguyuban Orang Tua Difabel Kidul Dalem (2)

Mufakat untuk terbentuknya Paguyuban Orang Tua Difabel

Kegiatan Pembinaan Keluarga Difabel Kelurahan Kidul Dalem, Founder LINKSOS, Ken Kerta memberikan pembinaan terhadap Kader Posyandu Disabilitas. Dalam pembinaan itu, hadir pula tenaga kesehatan dari Puskesmas Arjuno. 

Materi pembinaan meliputi tiga hal. Pertama, tata kelola Posyandu Disabilitas dengan 7 meja. Kedua, mengenal ragam disabilitas. Ketiga teknik dan etika berinteraksi dengan penyandang disabilitas. 

Selanjutnya dalam sesi Pembinaan Keluarga Difabel, Dr Ida Yuastutik MPd secara apik memberikan motivasi kepada peserta. Inti dari materi tersebut bahwa penyandang disabilitas penting untuk mendapatkan kesempatan untuk mengmbangkan dirinya. 

Penyandang disabilitas juga penting untuk mendapatkan kasih sayang, Pemateri juga menguatkan bahwa orangtua rela melakukan apapun bahkan mengorbankan dirinya untuk anak-anaknya. 

Pasca sesi motivasi, selanjutnya Ken Kerta memfasilitasi pembentukan Paguyuban Orang Tua Difabel Kelurahan Kidul Dalem. Secara mufakat, paguyuban pun terbentuk. Empat orang terpilih sebagai pengurus inti, yaitu sebagai Ketua, Pak Yadi; Wakil Ketua, Pak Sugeng, Sekretaris, Bu Eti, dan sebagai Bendahara, Bu Dyah. 

Forum juga sepakat menunjuk para Ketua RW I hingga RW VIII Kelurahan Kidul Dalem sebagai Humas. Harapannya, dengan adanya pelibatan RW sebagai tokoh masyarakat dalam kepengurusan, akan meningkatkan kepercayaan diri penyandang disabilitas dan keluarganya. 

Similar Posts

Skip to content