Lomba Cipta Lagu Hapus Stigma Kusta

3 minutes, 37 seconds Read

LINKSOS mengundang para pegiat kusta dan disabilitas, para musisi peduli sosial dalam Konser musik bertajuk Zero Exclusion dan lomba cipta lagu hapus stigma kusta.

 

Kami juga nengajak jurnalis, pelaku usaha, masyarakat luas dan siapa saja untuk mendukung, menciptakan ruang dan kesempatan, serta inisiatif seluas-luasnya.

Orang yang mengalami kusta hingga saat ini masih mengalami eksklusi sosial atau terkucilkan, terlebih ketika mereka mengalami disabilitas.

Persoalan ini sangat kritis mengingat Indonesia dalam skala global peringkat tiga jumlah warganya mengalami kusta, sementara Jawa Timur peringkat satu nasional.

Edukasi menjadi salah satu langkah perubahan penting, dan musik menjadi salah satu media pendidikan yang efektif.

Konser musik Zero Exclusion merupakan pertunjukan musik lintas musisi dan grup musik untuk mengkampanyekan nol eksklusi atau tak ada lagi pengucilan bagi orang yang pernah mengalami kusta dan penyandang disabillitas.

Lagu-lagu yang dipentaskan merupakan karya-karya musisi/kelompok musik yang bertemakan hapus stigma kusta dan disabilitas. Kegiatan konser musik Zero Exclusion dimulai dengan lomba cipta lagu untuk menjaring dan menyeleksi lagu-lagu yang sesuai dengan misi konser.

Lomba cipta lagu kami mulai sejak tanggal 25 Januari 2022 bertepatan dengan Hari Kusta Sedunia. Peserta lomba bisa dari latar belakang apapun, baik penyandang disabilitas maupun non disabilitas. 10 lagu yang terpilih akan dimuat dalam album kaset dan dipentaskan pada Konser Musik Zero Exclusion pada bulan Mei 2022 di Kota Malang.

LINKSOS membentuk panitia  yang beranggotakan para musisi untuk menyeleksi lagu-lagu yang nantinya akan dialbumkan dan dikonserkan. Aliran musik bebas sesuai dengan minat peserta.

Teknis mengikuti Lomba Cipta Lagu

  1. Menyiapkan rekaman suara dan rekaman video lagu tersebut.
  2. Mengirimkan rekaman suara dan rekaman video ke panitia disertai (a) fotokopi identitas peserta (b) keterangan lagu meliputi judul lagu dan lirik (c) email dan nomor hape
  3. File suara dan video dimasukkan dalam flashdisk dan dikirimkan ke Coworking Space Inklusi, Perum GOR Ragil Regency A4, Kedung Kandang, Kota Malang. Paket paling lambat diterima panitia  tanggal 30 April 2022.
  4. Lagu yang lolos seleksi akan diumumkan panitia melalui website WWW.lingkarsosial.org.
  5. Lagu yang lolos seleksi akan dipentaskan dalam Konser Musik Zero Exclusion dan masuk dalam album kaset
  6. Kriteria dan penilaian lagu lolos seleksi adalah hak mutlak panitia dan tidak bisa diganggu gugat.
  7. Informasi dan pertanyaan silahkan menghubungi 085764639993 (Ken Kerta), 081333344571 (Sam Wes)

Angka Kusta dan Stigma di Indonesia

Menurut Kemenkes total kasus kusta di Indonesia tahun 2021 ada 16.704 dengan proporsi kasus kusta baru pada anak  yang masih cukup tinggi mencapai 9,14 persen.

Saat ini, ada 2.668 penderita kusta baru di Jatim dan 3.351 penderita kusta yang masih berobat. Dari 2.668 penderita kusta baru, sebanyak 255 mengalami disabilitas yang kelihatan akibat terlambat terdeteksi dan sebanyak 194 (7,3%) adalah penderita usia anak.

Stigma adalah ciri negatif yang menempel pada pribadi seseorang karena pengaruh lingkungannya. Stigma pada kusta bahwa penyakit tersebut dianggap mengerikan sehingga orang-orang yang mengalaminya dijauhi, dikucilkan dan dihilangkan hak-haknya.

Penyakit ini juga dianggap aib dan kutukan. Penyebab stigma kusta adalah minimnya pengetahuan masyarakat soal kusta. Padahal kusta bisa disembuhkan dengan tuntas tanpa disabilitas melalui pengobatan yang tepat.

Sejak tahun 2014, LINKSOS melakukan berbagai bentuk sosialisasi kusta dan hapus stigma kusta, dimulai dari penyuluhan door to door, penyebaran poster, talkshow, seminar, hingga pemberitaan di media massa.

Dalam menjalankan misinya organisasi ini juga bekerjasama dengan NLR Indonesia, organisasi independen  dengan misi Indonesia bebas kusta dan segala konsekuensinya.

Komunitas difabel yang berpusat di Malang ini juga berjejaring di level nasional dan internasional, diantaranya menjadi anggota Konsorsium Peduli Disabilitas dan Kusta (Pelita), Formasi Disabilitas, serta Global Patnership for Zero Leprosy.

Pengetahuan sebagian masyarakat tentang kusta telah mengalami peningkatan, namun stigma kusta masih saja tinggi.  Di beberapa tempat warga dampingan di Jawa Timur, diantaranya Mojokerto, Pasuruan dan Malang, orang yang mengalami kusta masih mengalami eksklusi sosial.

Maka di tahun 2022 ini, kami mencoba gagasan lain yaitu kampanye hapus stigma kusta melalui musik. Sebagai produk kebudayaan, musik tidak dapat dipisahkan dari masyarakat karena musik adalah presentasi gagasan manusia sebagai individu maupun masyarakat.

Harapannya dengan kampanye melalui musik pesan akan lebih mudah sampai kepada seluruh lapisan masyarakat. Khususnya dalam kampanye ini kami lebih menyasar pada generasi Z dan generasi milenial.

Merujuk pada hasil Sensus Penduduk (SP2020) pada September 2020 oleh BPS mencatat jumlah penduduk Indonesia sebesar 270,20 juta jiwa. Diketahui jumlah penduduk Indonesia hingga 2020 didominasi generasi Z dan generasi milenial.

Generasi Z adalah penduduk yang lahir pada kurun tahun 1997-2012, dan generasi milenial yang lahir periode 1981-1996. Dari hasil survei sepanjang Februari-September 2020 itu didapati jumlah generasi Z mencapai 75,49 juta jiwa atau setara dengan 27,94 persen dari total populasi berjumlah 270,2 juta jiwa. Sementara, generasi milenial mencapai 69,90 juta jiwa atau 25,87 persen. (admin)

 

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *