KID POLEHAN

KID Polehan dan Upaya Pemberdayaan Disabilitas di Kota Malang

2 minutes, 38 seconds Read
Listen to this article
KID Polehan konsisten memberdayakan penyandang disabilitas. Kelompok ini juga mempelopori pengembangan Posyandu Disabilitas di Kota Malang
Ken Kerta
Ken Kerta
Penulis adalah Ketua Pembina Lingkar Sosial Indonesia

Kelompok Inklusi Disabilitas (KID) adalah lembaga masyarakat desa yang memiliki tujuan pemberdayaan penyandang disabilitas secara inklusif. KID beranggotakan penyandang disabilitas, perangkat desa/kelurahan dan relawan dari masyarakat. 

KID Polehan berdiri pada hari Kamis, 1 Desember 2022 bertepatan dengan momen Hari Disabilitas Internasional. Pembukaan layanan Posyandu Disabilitas pertama di Kota Malang memandai peresmian kelompok ini. 

Adanya KID Polehan merupakan kerjasama Kelurahan Polehan dan Yayasan Lingkar Sosial Indonesia (LINKSOS). Lintas sektor juga hadir dalam peresmian KID dan pembukaan layanan Posyandu Disabilitas Polehan. Lintas sektor tersebut adalah Bappeda Kota Malang, Dinas Sosial  Kota Malang, Dinas Kesehatan Kota Malang dan Muspika Kecamatan Blimbing. Hadir pula pihak swasta yaitu Hotel Ibis Style Malang dan ArtNMotions School Dance. 

Posyandu Disabilitas Polehan
Pencanangan Kelurahan Polehan Inkiusi, Kamis (1/12 2022)

Konsistensi pemberdayaan

KID Polehan konsisten memberdayakan penyandang disabilitas. Kelompok ini melakukan berbagai pelatihan sesuai bakat minat anggotanya dan sesuai sumber daya yang tersedia.

Ketua KID Polehan, Endang Ismiati optimis program kegiatannya mampu memberdayakan penyandang disabilitas. Ia bersama Pemerintah Kelurahan berkeinginan agar KID Polehan memiliki produk khas. 

“Harapannya anak- anak bisa berdaya serta memiliki keterampilan sesuai bakat minat,” ujar Endang Ismiati (7/11) 2023) di sela kegiatan pelatihan shibori di kantor Kelurahan Polehan.  Lanjutnya, dari pemberdayaan bakat minat hingga mereka mandiri, memiliki pekerjaan, dan punya penghasilan. 

Seperti saat ini, kami menggelar pelatihan shibori dengan obyek kaos dan kain. Sebanyak 20 anak disabilitas mengikuti kegiatan ini. Para relawan mendampingi kegiatan ini. 

Saya juga sudah berunding dengan Bu Mirta selaku perangkat kelurahan yang menangani disabilitas, ungkap Endang Ismiati. Kami sepakat untuk menciptakan produk khas disabilitas Polehan. 

“Kita mulai dari belajar shibori pada kaos dan kain, yang hasilnya nanti kaos itu sebagai seragam peserta Posyandu Disabilitas,” tutur Endang.

KID Polehan juga sedang mempersiapkan pelatihan lainnya. Pelatihan tersebut adalah mengolah rotan sintetik menjadi kerajinan tangan untuk tempat gelas, toples dan tempat tisu. Selain itu, kelompok juga telah memiliki produk yang laku dijual. Produk tersebut adalah sepatu sulam dan sulam pita karya disabilitas. 

Posyandu Disabilitas
Wawali Kota Malang Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko meninjau layanan terapi Posyandu Disabilitas Polehan, Sabtu (22/7) 2023

Layanan kesehatan Posyandu Disabilitas

Selain di bidang pemberdayaan ekonomi, KID Polehan juga bergerak di bidang kesehatan. Melalui Posyandu Disabilitas, penyandang disabilitas mendapatkan layanan kesehatan gratis.

Posyandu Disabilitas merupakan layanan kesehatan berbasis kebutuhan ragam disabilitas dan bersumberdaya masyarakat. Layanan kesehatan ini ada di tingkat desa/kelurahan dan gratis sehingga terjangkau dan mudah diakses oleh penyandang disabilitas. 

“Layanan Posyandu Disabilitas kami buka satu bulan sekali, tepatnya setiap hari Sabtu, minggu kedua,” ujar Endang Ismiati. 

Alhamdulilah untuk masalah penyandang disabilitas ada kepedulian nyata dari Pemerintah Kelurahan Polehan, tandas Endang Ismiati. Lurah Polehan, Pak Muhammad Ali Nuryadi sangat terbuka terhadap usulan masyarakat. Perangkat kelurahan juga baik, saat ini ada Bu Mirta dan Bu Resti yang siap melakukan kerjasama. 

Sementara para Kader juga aktif, selain saya Endang Ismiati, juga ada Bu Mutmainah, Bu Aris Wulansari, Bu Cindi, Bu Feri, Bu Lasti, Bu Retno, Bu Dwi Lusmini, Bu Tatik, Mama Farel dan beberapa lainnya. Anak-anak disabilitas anggota KID juga aktif dalam berbagai komunitas diantaranya Difabel Dance

“KID Polehan siap menjadi tempat saling belajar dan bekerjasama tentang disabilitas di Kota Malang,” pungkas Endang Sumiati.

Similar Posts

Skip to content