Misi Arjuno Inklusi 2023

Jambore Difpala 2023

3 minutes, 42 seconds Read

Jambore Difpala (Difabel Pecinta Alam) merupakan even tahunan Lingkar Sosial Indonesia (LINKSOS) sebagai bentuk kampanye penghormatan, pelindungan dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas melalui kegiatan pelestarian alam dan lingkungan.  Kegiatan ini melibatkan difabel dari berbagai ragam termasuk akibat kusta, serta masyarakat luas.


Tujuan

Jambore Difpala bertujuan (1) Meningkatkan peran aktif penyandang disabilitas dalam kegiatan pelestarian alam dan lingkungan; (2) Meningkatkan kepercayaan diri, pengetahuan dan keterampilan serta ketangguhan penyandang disabilitas; (3) Membangun ekosistem sosial dan lingkungan hidup yang inklusif. 

Agenda Kegiatan

Edukasi Keselamatan Pedakian

Difabel Pecinta Alam (Difpala)  menerapkan PATSAL (empat saling) keselamatan pendakian, yaitu saling interaksi, saling berbagi, saling mendukung, dan saling menunggu.

Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat

Resiko apapun bisa terjadi saat pendakian. Oleh sebab itu kotak P3K menjadi standar perlengkapan pendakian berikut teknis penggunaannya. 

Belajar Bahasa Isyarat di Gunung Wedon

Pelatihan Bahasa Isyarat untuk Komunikasi Pendakian

Anggota Difpala terdiri dari difabel dari berbagai ragam disabilitas, termasuk Tuli. Pengetahuan dasar bahasa isyarat sangat penting. 

Penjelajahan 6 Gunung

Diawali bulan Januari hingga Juli 2023, Jambore Difabel Pecinta Alam (Difpala) dilaksanakan. Mereka akan mendaki 6 gunung/bukit di Jawa Timur dengan tantangan dan kemudahan yang variatif.  Penjelajahan ini melibatkan lintas sektor

Edukasi Disabilitas dan Kusta

Difpala memahamkan dua hal penting dalam kegiatannya. Pertama, setiap orang berpotensi mengalami disabilitas. Kedua, disabilitas akibat kusta bisa dicegah melalui penanganan dan pengobatan yang tepat. 

Penghijauan

Penghijauan bisa dilaksanakan di tempat-tempat yang diijinkan oleh pengelola gunung. Mengingat di beberapa tempat dilarang menanam pohon dengan alasan konservasi. 

Pelatihan Survival

Di hutan tanaman apa saja yang bisa dikonsumsi? Bagaimana membuat bivac atau tempat berlindung darurat? Pengetahuan ini sangat penting dalam kondisi terdesak.

Pungut Sampah dan Perawatan Situs

Pungut sampah menjadi agenda wajib di setiap pendakian, baik di jalur pendakian maupun shelter atau pos pendakian. Setidaknya bagi para peserta tidak boleh meninggalkan sampah. Sementara untuk perawatan situs dilakukan dengan tidak melakukan vandalisme. 

Jadwal dan Lokasi Pendakian

Gunung Panderman

Jadwal pertama, Sabtu 28-29 Januari 2023 di Puncak Basundara Gunung Panderman (2000 mdpl) sebagai pembukaan Jambore Difpala 2023. Sekaligus memperingati Hari Kusta Sedunia. Pendaftaran ditutup 26 Januari 2023.

Petilasan Eyang Semar

Pendakian kedua, Sabtu, 18-19 Februari 2023 di Petilasan Eyang Semar Gunung Arjuno (1.850 mdpl). Bagi yang suka arkeologi, terdapat Arca semar berukuran tinggi 140 cm dan lebar 50 cm.  Pendaftaran ditutup 12 Februari 2023. 

Gunung Malang

Agenda pendakian yang ketiga, Sabtu, 11-12 Maret adalah Gunung Malang (1718 mdpl). Menuju gunung ini kita juga akan melewati Bukit Jabal (1.470 mdpl). Ada tanjakan Bikes atau bikin kesel, juga tanjakan Mayak yang bikin pendaki sering terpeleset.  Pendaftaran ditutup 5 Maret 2023.

Gunung Lorokan

Pendakian keempat, Sabtu 13-14 Mei 2023 adalah Gunung Lorokan (1.100 mdpl). Hanya perlu sekira satu jam untuk sampai puncak. Cocok untuk yang mau healing tipis-tipis. Pendaftaran ditutup 7 Mei 2023

Buduk Asu

Agenda pendakian kelima adalah Buduk Asu (2000 mdpl), Sabtu 17-18 Juni 2023. Menuju lokasi ini melewati hamparan kebun teh. Sampai di puncak, nampak keindahan Gunung Arjuno. Pendaftaran ditutup 11 Juni 2023

Gunung Butak

Melewati jalan setapak di tepian jurang landai sepanjang satu km, hutan lumut dan sabana merupakan sebagian keindahan di trek Gunung Butak (2.286 mdpl). Sebagai pendakian keenam penutup Jambore Difpala, 8-9-10 Juli 2023.  Pendaftaran ditutup 2 Juli 2023. 

Kepesertaan

Syarat

Kepesertaan Jambore Difpala 2023 bersifat terbuka, bisa diikuti oleh semua kalangan dengan syarat dan ketentuan berlaku

Target

Diharapkan even ini mampu melibatkan peran aktif 60 difabel yang terbagi dalam 6 lokasi pendakian

Tim

Kuota terbatas. Dalam satu lokasi pendakian, hanya terdapat satu tim pendakian, dengan jumlah anggota maksimal 20 orang. 

Regu

Dalam satu tim terdapat 5 regu tenda. Setiap regu maksimal beranggotakan 4 orang. 

Pembiayaan

Perlengkapan Personal

Perlengkapan personal seperti pakaian, tas, sepatu, camilan berenergi, minuman, obat-obatan pribadi, matras, head lamp, sleeping bag dll menjadi tanggungjawab personal.

Sarana Pendukung

Sarana pendukung seperti transportasi menuju titik kumpul/base camp, biaya perijinan, biaya parkir dan lainnya menjadi tanggungjawab personal. 

Kebutuhan Regu

Setiap regu tenda (4 orang per regu) bertanggungjawab atas pemenuhan kebutuhan regunya, meliputi tenda, alat masak, flysheet dan lampu tenda.

Perlengkapan Tim

Panitia Jambore Difpala bertanggungjawab atas perlengkapan perijinan, model komunikasi tim, hubungan masyarakat, pemandu dan tim pendamping. 

Hari Kusta Sedunia di Gunung Panderman

Sponsorship

Seluruh dukungan pembiayaan dari pihak-pihak manapun atau sponsorship, dikelola dan dilaporkan oleh panitia Jambore Difpala. 

Catatan Perjalanan

Struktur Panitia Jambore Difpala 2023

Ken Kerta
Ken Kerta
Pembina
Widi Sugiarti
Widi Sugiarti
Koordinator I
Bid. Perencanaan dan Logistik
Yudha Nurjayalana
Unit Pengadaan
Elin
Unit Perbekalan dan Sampah
Priyo Utomo
Koordinator II
Bid. Data dan Perijinan
Cakrahayu
Unit Survei dan Perijinan
Kholilurahman
Koordinator III
Bid. Kesejahteraan dan Lingkungan
Erik Wahyudi
Unit Tenda dan Penghijauan
Sri Eko Wati
Unit Konsumsi dan Transportasi
Sumiati
Unit P3K
Agung Tyo
Koordinator IV
Bid. Mitigasi dan Pemandu Pendakian
Heru Iswanto
Assisten Pemandu
Fuji Rahayu
Fuji Rahayu
Unit Pendamping Difabel

Informasi

Unit Layanan Disabilitas, Jl. Thamrin 2 Lawang, Kabupaten Malang. Kontak Person: 0857-3509-5424 (Sam Priyo)

Similar Posts