Amelia Lukisan dan Semangat Melawan Skizoafektif

Amelia, Lukisan dan Semangat Melawan Skizoafektif

2 minutes, 3 seconds Read

Amelia, lukisan dan semangat melawan skizoafektif. Adalah tiga hal yang tak terpisah dari gadis usia 18 Tahun ini. Baginya hobi melukis dan mengikuti pameran-pameran lukisan sangat bermanfaat bagi kesehatan jiwa dan pengembangan bakat minatnya. Ia juga ingin berkontribusi mengenalkan karya lukis.

 

Sebagai informasi, gangguan skizoafektif adalah gangguan mental gabungan gejala skizofrenia, seperti halusinasi atau delusi, dan gejala gangguan suasana hati seperti depresi atau mania. Ada dua jenis gangguan penyakit mental ini yang masuk ke dalam gejala skizofrenia. Kedua jenis gangguan skizoafektif tersebut adalah tipe bipolar yang meliputi mania dan depresi berat, dan tipe depresi yang hanya mencakup gejala depresi saja.

 

Semangat sang penyintas

Karena saya sendiri penyintas skizoafektif, yang masih belum stabil, saya mau tunjukkan bahwa saya pun masih bisa aktif dalam berbagai hal, salah satunya melukis, ungkap Amelia disela pameran event E-KRAF JATIM BANGKIT Dinoyo Mall 17-20 Maret 2022 yang digelar atas kerjasama UKM IKM NUSANTARA.

 

Kadang banyak hambatan, seperti datangnya halusinasi, atau mood yang naik turun, tapi itu harus saya lawan, tandas perempuan kelahiran Kota Batu yang kini tinggal di Turen, Kabupaten Malang ini. Ya, lukisan dan semangat melawan skizoafektif, benar hal tak terpisah dari diri Amelia.

 

Harapan saya kedepannya lebih aktif lagi dalam organisasi dan even, semoga juga karya saya lebih dikenal orang, ujarnya.

 

Harapan lebih lanjut, kata Amelia, ingin ada even melukis. Saya pikir banyak orang yang nggak terlalu menoleh karya lukis, jadi saya ingin berkontribusi memperkenalkan karya lukis. Kalau bentuk evennya seperti apa belum terfikirkan.

 

Dukungan LINKSOS

Dalam kesempatan yang sama, Pembina Lingkar Sosial Indonesia (LINKSOS) Kertaning Tyas menyatakan dukungannya. Pihaknya siap memberikan dukungan dan menfasilitasi anggotanya tanpa terkecuali untuk pengembangan bakat dan minatnya.

Baca juga  Sehari Tiga Kali Operasi Pembebasan Pasung

 

Pengembangan bakat dan minat pemuda disabilitas merupakan salah satu program prioritas LINKSOS, termasuk memberikan dukungan terhadap Amelia,” terang Ken Kerta sapaan akrabnya.

 

Lanjutnya, kedepan kami akan membuat even melukis, sebab beberapa anggota kami termasuk Amelia memiliki kemampuan dan minat terhadap seni lukis. Jangka menengahnya, di setiap tahunnya, sejak 2018 kami menggelar even seni di Hari Disabilitas Internasional (HDI).

 

Termasuk belum lama, Amelia dan beberapa pelukis mengikuti HDI di GOR Ken Arok, Desember 2021. Kini LINKSOS memajang sebagian karya lukis mereka di Workshop dan Galeri Karya Inklusi LINKSOS.

 

Amelia juga terdaftar sebagai anggota KPSI Malang, organisasi kesehatan jiwa untuk isu skizofrenia, artinya ini bisa menjadi pekerjaan bersama lintas organisasi, pungkas Ken. (admin)

 

Amelia memamerkan lukisannya di event E-KRAF JATIM BANGKIT Dinoyo Mall 17-20 Maret 2022 yang digelar atas kerjasama UKM IKM NUSANTARA.

Similar Posts